Subscribe

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, Juni 27, 2009

SELOKA AURAT


salam hormat dari Ustad Safri Adi
yang telah mendedikasikan selokanya ini
demi kebaikan Umat
semoga beliau selalu sehat
senantiasa dalam naungan SANG Pemilik Rahmat,
serta jauh dari segala macam malam pekat....

sebelumnya salam maaf dan hormat
tak bermaksud menggurui ataupun nasihat
namun ini masalah akhirat
gara2 aurat kelak dapat siksaan berat

pakai jilbab tapi telanjang
itulah gaya wanita sekarang
pembungkus body semuanya tegang
menebar fitnah simata jalang

baju tipis nampak bayang
pakai jilbab seperti selendang
dada montok sengaja dipampang
jalan gemulai melenggang lenggang

baju ketat celana ketat
pakai jilbab tapi di ikat ikat
dari semula memang bukan adat
di sudut agama pun gaya tak berkat

jibab tipis bajupun tipis
sengaja dipakai biar nampak `narcis`
mata org terbeliak, kamu koq membengis
bila kena kutuk, kenapa menangis

tutup aurat bukan disuruh berselubung
sampai tak nampak muka dan hidung
yang faham tuntunan amat beruntung
taklah bersungut mulut pun muncung

kalau semula tak minat nak bertudung
cobalah disesuaikan apa yang disarung
kalau masih rasa jiwa mu `mendung`
maknanya nafsu itu belum dapat dibendung

bertjilbab itu bukan satu paksaan
namun lebih kepada keinsafan
selalu nafsu masih dikuasai syaitan
itulah sebabnya pakaianpun yang bukan bukan

baik tak usah berjilbab bila hanya menentang qur'an dan hadis
padahal islam suruh pakai yang sopan dan manis
sudahlah pakaian mengalahkan pengemis
atas tutup, bawah buka, ini apa nama punya jenis ?

kita memang hidup dalam era serba maju
sungguhlah iman tak dinilai ikut baju
kalau bertudung tapi pakai yang `gitu-gitu`.. (maaf ya ibu2)
kita pun susah nak kenal manusia apa hantu

tutup aurat perintah Allah.... (QS. 24:31)
bukanlah pakaian adat timur tengah
bukti cinta Allah padamu hai Muslimah
Agar surga firdaus kelak tempatmu hijrah

harap maafkanlah kalau terlalu panjang
bukan sengaja untuk yang bukan bukan
berpantun seloka bukan sekedar hiburan
yang mana betul jadikanlah pedoman

wassalam!!

CANTIKNYA ADA

Allah Yang Maha Cantik dan suka akan yang cantik- cantik
Alam ciptaan Allah amatlah Cantik
Bunga-bunga berwarna merah, kuning, putih… dipadu dengan hijaunya dedaunan… dengan bentuk nan elok… sungguh perpaduan yang sempurna… sungguhlah Cantik
Langit biru… awan putih… berarak-arak…dengan bentuk yang indah amatlah Cantik
Desiran angin… hamparan pemandangan… pegunungan… begitu menyejukkan pandangan… menyejukkan hati… dan semakin nyatalah kebesaran pencipta-Nya.. yaitu Yang Maha Cantik..
Tiada satupun alam ini tidak yang Cantik … semua begitu sempurna dalam penciptaan-Nya… semuanya Cantik …. seperti dalam firman-Nya :

“Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itupun dalam keadaan payah”. (Al-Mulk : 3-4)

Sesungguhnya wanita diciptakan dengan keadaan yang Cantik … tapi.. sekaligus menjadikanya fitnah…
Kata Rasul, bila wanita berjalan satu langkah meninggalkan rumahnya, maka syaitan akan mengikutinya dari belakang….sehingga wanita adalah sumbernya fitnah… kecuali wanita menguatkan imannya… dengan menutup auratnya… dapat mengendalikan matanya, pendengaran dan lisanya dari yang dilarang Allah…

Cantik fisik adalah anugrah… tapi cantik hati adalah yang hakiki….
Cantik fisik sering menyesatkan diri maupun orang lain…
Cantik fisik sering membuat seseorang lalai.. sombong… dan sering menghantarkan seseorang ke jurang kenistaan… kemaksiatan…
Tapi Cantik hati… Cantik dari dalam sanubari yang akan memancarkan cahayanya sehingga akan menampilkan Cantik secara keseluruhan… iner beauty
Memancarkan ke Cantik wajahnya… karena wajahnya selalu tampak cerah…selalu ada senyum dibibirnya… semua masalah dihadapi dengan hati yang tenang… sabar… penuh keiklasan karena Allah…. Dia tahu semua ujian adalah cara Allah mempercantik dirinya, karenanya semua dikembalikan kepada Yang Maha Cantik
Memancarkan kecantikan perbuatan…. Karena setiap gerak langkahnya ditujukan untuk mencapai ridho dari Yang Maha Cantik …. Yang membuat ke Cantik kan….
Betapa Cantik Allah….
Dengan ciptaan yang cantik - cantik ….
Dan suka yang cantik - cantik
Cantik secara hakiki…. Cantik dari dalam hati….

Wahai para wanita….kita selalu berhias diri agar cantik ….
Berhias diri secara fisik itu biasa… Tapi berhias diri dengan keimanan itu yang utama….
Karena itulah yang diinginkan Allah yang Maha cantik pada hamba-Nya..
Sungguh cantik dan indah Islam menentukan kesempurnaan dari seorang anak manusia…
Karena semua orang dapat meraih ke cantik kan bila ia mau… walaupun ia tidak cantik /cacat secara fisik dalam pandangan manusia… tapi dalam pandangan Allah semua sempurna dalam penciptaan…
Itulah keadilan penciptaan… kehidupan ini adalah ujian… Allah hanya ingin menguji keimanan dari setiap mahluknya… ke cantikan fisik hanyalah perhiasan…
Ke cantik an hatilah yang menyebabkan seseorang mulia dimata manusia dan pastinya mulia dimata Yang Maha cantik … Allah Subhana wata’ala… Subhanallah….
Ditulis sekitar 2 bulan yang lalu · Komentar ·

Pemuda Setan Or Setan Muda

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di luar negeri, kembali ke tanah air. Sesampainya di rumah, dia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang guru agama, Kyai atau siapa saja yang bisa menjawab tiga pertanyaannya. Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut, seorang kiyai.
(Pemuda): Anda siapa dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?
(Kyai): Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda. (Pemuda) : Anda yakin? Sedangkan Profesor dan ramai orang yang pintar tidak mampu menjawab pertanyaan saya.
(Kyai): Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.
(Pemuda) : Saya ada tiga pertanyaan: 1. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukkan wujud Tuhan kepada saya. 2. Apakah yang dinamakan takdir. 3. Kalau setan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat setan. Sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berpikir sejauh itu? Tiba-tiba kyai tersebut menampar pipi pemuda tadi dengan keras.
(Pemuda) : (sambil menahan sakit). Kenapa anda marah kepada saya?
(Kyai): Saya tidak marah. Tamparan itu adalah jawaban saya atas tiga pertanyaan yang anda ajukan kepada saya.
(Pemuda): Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.
(Kyai) : Bagaimana rasanya tamparan saya?
(Pemuda): Tentu saja saya merasakan sakit.
(Kyai) : Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?
(Pemuda): Ya!
(Kyai): Tunjukkan pada saya wujud sakit itu!
(Pemuda): Saya tidak bisa. (Kyai): Itulah jawaban pertanyaan pertama kita semua merasakan kewujudan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.
(Kyai) : Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
(Pemuda): Tidak.
(Kyai) : Apakah pernah terpikir oleh anda akan menerima tamparan dari saya hari ini? (Pemuda) : Tidak.
(Kyai) : Itulah yang dinamakan takdir. Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?
(Pemuda) : Kulit.
(Kyai) : Terbuat dari apa pipi anda?
(Pemuda): Kulit.
(Kyai) : Bagaimana rasanya tamparan saya?
(Pemuda): Sakit.
(Kyai): Walaupun setan dijadikan dari api dan neraka juga terbuat dari api, jika Tuhan menghendaki maka neraka akan menjadi tempat yang menyakitkan untuk setan.(sy/sbya)

MAKRIFATULLAH

Segala puji bagi Allah Yang Maha Menciptakan keindahan, Yang Maha Memberikan kelembutan, dan Yang Maha Mengajarkan kasih sayang. Shollawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Baginda Rasulullah shallallahu ‘ alaihi wa sallam yang hidupnya penuh dengan kasih sayang, kata-katanya penuh dengan kelembutan, dan perbuatannya penuh dengan keindahan.
Sahabat fb-ku yang budiman,
Senang rasanya saat melihat seseorang yang dapat beribadah dengan khusyu, gerakannya tu’maninah, bacaannya lirih penuh harap, pakaiannya sopan, pantas, layak, dan wewangian yang ditebarkannya lembut dan penuh kesederhanaan, gerakannya teratur sekali. Selesai ibadah shollatnya, dengan khidmatnya ia berdzikir dan berdoa, tidak tampak gelagatnya yang dipaksakan sehingga menjadi pusat perhatian. Turun naik nafasnya sangat teratur, hingga tidak tampak seperti terengah-engah.
Selesai ia beribadah, ia melihat ke kanan dan kiri dengan senyumnya yang lembut, menyapa siapapun disebelahnya dengan salam dan saat tangan bertautan lirih terdengar ia mengucap shollawat, dan saat itupula matanya sekilas berkaca-kaca, dan tubuhnya semakin merendah.
Secara lahiriah matanya memandang lepas ke seluruh penjuru, guratan wajahnya menebar kelembutan dan keramah tamahan. Dan bibirnya secara halus hampir tak terlihat, diyakini ia tidak lepas dari melafadzkan dzikir. Ba'da shollat fardhu kembali saya memperhatikannya, ia berjalan keluar dengan perlahan, hampir tak terperhatikan oleh siapapun, dengan sabar ia berkhidmat untuk tidak berdesakan saat menuruni tangga dan mengambil alas kakinya, tenang sekali. Dan yang luar biasa bibirnya tiada henti bergerak halus melafadzkan dzikir….

Sahabatku yang budiman, sebaliknya hati kita sangat gelisah, saat seseorang (maaf) dengan wajah yang dikeraskan, mata yang dibesarkan, sudut bibir yang tak bersahabat, dengan yakin berpendapat bahwa sahabat si fulan yang beribadah tadi belum kenal dengan Allah, sehingga ia memang harus beribadah seperti itu. Baginya ia telah mempelajari ilmu kesufian dan berjumpa dengan Allah, sehingga ia tidak perlu shollat, tidak perlu menambah ilmu, tidak perlu dzikir, dll, baginya ma’rifatullah dapat diraih tanpa harus beribadah sebagaimana syari’at. Seolah-olah para Guru Sufi besar yang menjadi panutan berbagai tarekat itu tidak mementingkan syariat, khususnya ibadah shollat.

Dilain tempat, tidak sedikit saudara kita seagama yang berpandangan bahwa urusan ibadah kepada Allah adalah hubungan yang bersifat pribadi tanpa perlu melakukan ritual-ritual syariat. Dalam saya merenung mentafakuri fenomena tersebut. Tanpa terasa Allah membimbing dan menuntun ingatan memori saya tentang sebuah kitab yang berisikan, bahwa sesungguhnya ibadah shollat adalah puncak mujahaddah dari kaum sufi dan arif’, dan dalam sebuah hadist dikatakan bahwa “Shollat adalah mi’rajnya orang-orang yang beriman.”

Sedemikian pentingnya shollat hingga Allah ta’alla menyebutkannya dalam Al-Qur’an, hingga 234 ayat, demikian pula Rasulullah SAW.” Tak ada pembeda antara orang mukmin dan orang kafir kecuali shollat.” Dilain kesempatan disabdakan bahwa “Shollat adalah pilar agama.”

Di dalam Al-Quran Shollat memiliki Banyak Fungsi dan sifat diantaranya adalah :
  1. Pencegah dari perbuatan buruk (keji & mungkar).
  2. Sumber petunjuk,shg Rasulullah SAW mengatakan bahwa “Shollat adalah sumber cahaya.”
  3. Sarana meminta dan memohon pertolongan Allah ta’alla.
  4. Pelipur Jiwa.
  5. Mendatangkan ketenangan dan mengalirkan secara teratur berbagai kreativitas.
  6. Menghindarkan diri dari berbagai penyakit jiwa/ qalbu sehingga tubuhpun sehat, karena dari berbagai penemuan mutakhir sebenarnya banyak penyakit tubuh ditimbulkan oleh penyakit jiwa dari berbagai tingkat keparahan.
Lama saya merenungkan tentang dalamnya manfaat ibadah shollat, tidak terasa airmata ini menderas akan belum sempurnanya shollat yang sudah dilakukan selama ini. Terlintas dalam hati, “Laa shallaata li man la tanhaahu shalatuhu ‘anil fakhsyaa’I wal munkar,” (Tak melakukan shollat orang-orang yang shollatnya tak menghindarkannya dari kekejian dan kemungkaran).

Sahabat fb-ku yang budiman mari kita proses diri kita untuk semakin menggantungkan diri hanya kepada Allah dengan ber mi’raj kepada-NYA melalui kesempurnaan sholat. Jauhkan diri dari sumber makanan dan rezeki yang syubhat dan haram, karena saat bermi’raj tentu Allah tak akan berkenan menerima ibadah yang bahan bakarnya tidak halal. Kalau Allah tak berkenan maka Shollat kitapun tak ada faedahnya, sehingga hidup kitapun menjadi tidak berkah, karena kita sadar atau tidak, akan selalu terdorong untuk berbuat keburukan, akibatnya penyakit jiwa dan kegelisahan membuat kita stress dan penyakit tubuhpun bersemi dalam diri…
“Rabbi’j’alnii miqiimash shallati wa min dzuriyyartii. Rabbanaa wa taqabbaldu’aa’ “
(Ya Rabb, jadikanlah aku dan cucuku orang yang tetap melaksanakan Shalat. Ya Rabb, perkenankanlah doaku QS[14] : 40)

Dont angrey!


Seorang lelaki berkata kepada Rasulullah, ''Berpesanlah kepadaku.'' Lalu, Rasul bersabda, ''Jangan marah.'' Beliau mengulangi perkataannya itu berkali-kali (HR Bukhari).
Ada tiga hal yang diperingatkan Allah SWT dan RasulNya agar kita tidak tergelincir dalam kehinaan. Salah satunya adalah marah. Pada prinsipnya, Islam tidak melarang kita marah sebab hal itu sangat manusiawi. Dalam Islam, marah terbagi dua, tercela dan terpuji. Marah yang tercela adalah kemarahan yang lahir dari dorongan nafsu. Rasulullah melarang marah yang timbul dari nafsu sebab dapat membutakan seseorang dari kebenaran dan menjadi pemicu semua keburukan
Rasulullah bersabda, ''Marah adalah awal segala keburukan.'' (Muttafaq Alaih). Marah tidak dapat menyelesaikan masalah, bahkan dapat memperkeruh masalah. Pada kali lain, Rasulullah bersabda, ''Marah adalah api setan yang menyala, yang mencelakakan dan membongkar aib seseorang. Orang yang menahan marah ibarat memadamkan api dan yang membiarkannya berarti telah menyalakan api dengan kemarahan.''

Rasulullah mengajarkan beberapa hal agar dapat menahan kemarahan.
Pertama, selalu melatih diri untuk menahan marah. ''Orang yang kuat bukan yang jago gulat, tetapi yang dapat mengendalikan dirinya ketika marah.'' (HR bukhari Muslim).
Kedua, berwudhu. ''Sesungguhnya, marah itu dari setan. Setan diciptakan dari api. Api hanya bisa dipadamkan dengan air. Maka, jika salah seorang dari kamu marah, hendaklah ia berwudhu.'' (HR Abu Daud).
Ketiga, jika sedang berdiri, duduklah. Jika sedang duduk, tidurlah miring. Ini untuk mendekatkan tubuh orang yang sedang marah ke tanah sehingga ia sadar akan asal penciptaannya dan merasa hina. Lalu, menahan diri dari marah sebab marah timbul dari kepongahan.
Keempat, diam.
Kelima, berfikir tentang keutamaan orang yang menahan amarah dan bersikap arif kepada orang lain.
Keenam, meminta perlindungan kepada Allah agar dijauhkan dari tipu daya setan.

Tidak semua bentuk kemarahan dilarang.
Dalam kondisi tertentu, marah malah dibutuhkan dan sangat terpuji. Marah yang terpuji adalah marah yang muncul karena Allah SWT. Kemarahan umat Islam terhadap pelecehan Nabi Muhammad adalah kemarahan yang niscaya. Sebab, ia adalah ekspresi dari ghirah terhadap simbol-simbol agama dan bentuk cinta kepada Rasulullah.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More